LDM

Lamaaaa nian, tdk pernah posting disini. Iya ini hanya sekedar tulisan curhatan. Sdah lebih dri 10 tahun ya berarti tdk pernah menyentuh blog ini. 

Banyak hal yg sudah terjadi. Terutama dalam hidup selama 10 tahun. Ya. Selama ini. Bahkan preisiden sudah berganti hingga 2x itu tidak pernah ada dalam catatan ini. Anggota keluarga yang hadir dan pergi juga sudah terhitung banyak. Para simbah yang sudah tdk ada di dunia lagi. Hingga ibu mertua tersayang yang sudah Allah panggil lebih dulu. Yang hadir mengantikan keceriaan pun banyak, Ubay anak yg lucu,adik ipar, kakak ipar dan anak2 mereka semuanya. 

Peristiwa akan datang tanpa menunggu kita siap. Kepergian dan kedatangan. Pun telah Allah tulis semuanya di lauful mahfudz. Allah sudah takdirkan itu terjadi. Salah satu yang bener2 besar dalam kehidupan pernikahan ini adalah fase dimana harus adanya LDM. 

LDM(Long Distance Mariage) salah satu proses yang harus kami jalani dalam pernikaan ini. Benar secara jarak tidak terpisah pulau. Hanya saja awal terjadi hidup ini terasa hampa. Apa2 yang biasanya berdua dan dilakukan sama-sama kini sering dilakukan sendiri. Namun banyak hikmah yang tentu saja dapat diambil dari smuanya ini. Salah satunya aku terpaksa harus berlatih menyetir mobil. Dan Alhamdulillah Allah mudahkan prosesnya. 

Ternyata ya, ketika SK mutasi datang dan kami harus memutuskan untuk LDM perasaan seperti campur aduk. Sedih, tidak terima, merasa tidak adil. Hiks. Namun semuanya sudah Allah takdirkan. Aku tahu ini adalah proses belajar yang Allah takdirkan untuk kami. Sabar, mandiri, dan saling percaya antar suami istri. 



Hingga perjalanan LDM ini sudah 1 tahun lamanya dan kami merasa sudah baik-baik saja. Tentu ada banyak hal pertimbangan yang kami lakukan kenapa kami masih tetap LDM walau sdah berjalan hingga 1 tahun. Hingga akhirnya entah nanti kami bagaimana sementara kami akan menjalaninya seperti ini terlebih dahulu. 

Ada banyak hikmah dan pelajaran yg kami rasakan. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puncak Tema Sekolah Alam Ar Ridho Semarang

Kali Pertama

Jepara dan Silaturahim